Movement Voice of Children (Palangka Raya)
Movement Voice of Childrens
MVC (Movement Voice of Children) atau sering
juga disebut dengan gerakan anak bersuara adalah suatu gerakan yang dibentuk
dengan tujuan untuk menyuarakan hak-hak anak Indonesia khususnya anak-anak di
Kalimantan Tengah.
Seperti
yang kita tahu, anak-anak Indonesia bahkan mancanegara sangat sulit untuk
mendapatkan hak-haknya. Para orang tua menganggap bahwa anak-anak cukup hanya
dengan diberikan uang dan pendidikan. Mereka berfikir bahwa anak tidak butuh
pendampingan dan kasih sayang. Begitu pula dengan konsep partisipasi anak, yang
pada hakekatnya adalah hak anak untuk didengar pandangannya. Hal terpenting
adalah bagaimana memampukan anak untuk menyatakan pandangan, adanya ruang untuk
menyampaikan pandangan, dan pandangan tersebut didengar dan dijadikan bahan
pertimbangan bagi pengambilan keputusan dan dilaksanakan. Percuma kalau anak
berbicara, tapi tidak didengar. Didengar tapi tidak dijadikan bahan
pertimbangan dan sebagainya. Namun kebanyakan orang dewasa maupun orang tua
masih saja menerapkan hal tersebut. Berbagai praktik buruk yang mengancam
hak-hak anak pun masih terjadi di Indonesia khususnya Kalimantan Tengah sampai
saat ini. Mulai dari masih banyaknya pekerja anak, perkawinan anak, anak
berhadapan dengan hukum (ABH), AKB, Anak dengan gizi buruk, kekerasan terhadap
anak (termasuk kekerasan seksual) dan sebagainya. Sebagaimana diketahui bahwa
Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga
negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak-hak anak yang merupakan hak-hak
asasi manusia. Dalam UU Perlindungan Anak juga ditegaskan bahwa Anak adalah
amanah dan karunia Tuhan yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat dan
martabat sebagai manusia seutuhnya (UU 23/2002).
Banyaknya
situasi buruk yang dialami oleh anak-anak di Kalimantan Tengah harus menjadi
perhatian bersama. Selama ini instansi-instansi pemerintah belum sepenuhnya
komitmen menjadikan isu perlindungan anak sebagai isu bersama (common issues). Dalam menjalankan
perintah UU terkait anak sebagai sebuah produk kebijakan masih berjalan secara
parsial. Maka dengan demikian, disinilah peran Movement Voice of Childrens atau gerakan menyuarakan anak untuk membantu
anak-anak di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan hak-haknya. Dari sekian banyak
kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman Movement
Voice Of Childrens, untuk anak-anak Indonesia khususnya Kalimantan Tengah
saat ini, saya hanya menuliskan sebagian kecil, tetapi diharapkan akan dapat
memberi gambaran tentang besaran manfaat terbentuknya Movement Voice Of Childrens di Kalimantan Tengah.
Keberadaan
Movement Voice Of Childrens
memberikan suatu dampak positif terhadap anak-anak khususnya anak-anak dengan
permasalahan-permasalahan seperti yang saya sebutkan diatas. Saat ini, Movement Voice Of Childrens melakukan pendampingan untuk anak-anak panti
asuhan, putus sekolah dan juga anak-anak yang memiliki keinginan belajar namun
orang tuanya tidak memiliki biaya untuk memberikan pelajaran tambahan. Maka dari itu, volunteer
Movement Voice of Childrens selalu menekankan pada pembelajaran tentang public speaking dan juga tentang sopan
santun. Untuk gerakan yang masih merintis, mungkin masih
sangat sulit untuk mendapatkan volunteer yang jumlahnya begitu banyak. Namun, dengan
limitnya volunteer yang ada, kami tidak
patah semangat untuk menjalankan visi-misi. Kegiatan yang di agendakan saat ini salah
satunya adalah pengembangan kemampuan dalam bersopan santun dan juga public speaking. Hal tersebut
dimaksudkan agar anak mampu menyampaikan dan mengkritisi pendapat dengan baik.
Ketika anak memiliki kemampuan dalam menyampaikan pendapatnya, maka mereka akan
dihargai oleh orang lain.
Komentar
Posting Komentar